Translate

Selamat Membaca Goresan penaku sahabat-sahabatku.

Tujuan Membaca


A. Tujuan Membaca 

Membaca berasal dari kata dasar baca yang artinya memahami arti tulisan. Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini. Sebab hidup manusia sangat bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu, salah satunya dengan cara membaca. 

Kegiatan membaca yang dilakukan oleh seseorang tentu memiliki tujuan tertentu. Namun pada dasarnya membaca memiliki dua tujuan. Yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum membaca adalah untuk mencari dan mendapatkan informasi dari sumber yang dibaca. Dan secara khusus Tarigan (2008:7) mengemukakan bahwa membaca memiliki beberapa tujuan sebagai berikut: 
Membaca untuk menemukan atau mengetahui penemuan-penemuan yang telah dilakukan oleh para penemu. Membaca seperti ini disebut membaca untuk memperoleh perincian atau fakta (reading for details or facts). 
Membaca untuk mengetahui mengapa hal tersebut merupakan topic yang baik atau menarik. Membaca seperti ini disebut membaca untuk memperoleh ide-ide utama (reading for mains ideas). 
Membaca untuk mengetahui apa yang terjadi pada setiap bagian cerita. Membaca seperti ini disebut membaca untuk mengetahui urutan atau susunan (reading for sequence or organization). 
Membaca untuk mengetahui serta menemukan mengapa para tokoh merasakan. Membaca seperti ini disebut membaca untuk menyimpulkan, membaca inferensi (reading for inferensi). 
Membaca untuk mengetahui dan menemukan apa-apa yang tidak bisa atau tidak wajar mengenai seorang tokoh. Membaca seperti ini disebut membaca untuk mengelompokkan (reading for classify). 
Membaca untuk mencari atau menemukan apakah tokoh berhasil atau hidup dengan ukuran-ukuran tertentu. Membaca seperti ini disebut membaca untuk menilai (reading tu evaluate). 
Membaca untuk menemukan bagaimana caranya tokoh berubah. Membaca seperti ini disebut membaca untuk membandingkan atau mempertentangkan (reading for compare or contrasts). 

Sedangkan menurut Rahim (2008:11) mengutif pendapat Balnton, dkk dan Irwin dalam Burns dkk (1996) menyebutkan tujuan membaca meliputi: 
Kesenangan; 
Menyempurnakan membaca nyaring; 
Menggunakan strategi tertentu; 
Memperbaharui pengetahuannya tentang suatu topik; 
Mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah diketahuinya; 
Memperoleh informasi untuk laporan lisan atau tertulis; 
Mengkonfirmasi atau menolak prediksi; 
Menampilkan suatu eksperimen atau mengaplikasikan informasi yang diperoleh dari suatu teks dalam beberapa cara lain; 
Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang spesifik. 

Membaca cepat
membaca cepat merupakan kegiatan membaca dengan tempo yang cepatuntuk mendapatkan sesuatu yang dikendalikan dengan waktu yang cepat / tepat pula.
tujuan membaca cepat adalah untuk memahami isi dan makna bacaan dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Membaca apat dibgi menjadi 2 :
• membaca skiming
adalah suatu keterampilan membaca yang diatur secara sistematis untuk mendapatkan hasil yang efisien uantuk berbagai tujuan dan waktu yang sesingkat mungkin.
Membaca skimiming dilakukan untuk :
1. untuk mengambil intisari suatu hal
2. mencari hal-hal yang penting dari bacaan
3. untuk memperoleh kesan / gambaran umum dari suatu bacaan.
Tujuan membaca skiming
• mengenal taufik bacaan
• untuk mengetahui pendapat oranglain.
• untuk mendapatkan bagian penting yang diperlukannya.
• untuk mengetahuikeranmgka penulisan.
• untuk penyegaran apa yang dibaca 

membaca skinning
adalah teknik membaca untuk mendapatkan informasi tanpa membaca yang lain tetapi langsung pada yang dicari yaitu fakta dan informasi.
Membaca skinningdilakukan untuk:
1. untuk mencari fakta khusus
2. untuk mmencari informasi / taupik tertentu.
3. untuk cara membaca ide/pokok paragrap. 


B. Membaca Efektif dan Efisien 

Efisiensi dan efektifitas dalam aktivitas membaca adalah hal yang penting dan perlu diketahui oleh khalayak terutama bagi mereka yang gemar membaca. Salah satu metode yang sudah cukup popular adalah metode SQ3R. Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Francis P. Robinson seorang guru besar psikologi di Ohio State University Amerika Serikat pada tahun 1941. Nama SQ3R merupakan singkatan dari beberapa langkah yang dilalui dalam metode tersebut yakni: 

1. S, Survey = Meninjau 

2. Q, Question = Bertanya 

3. R, Read = Membaca 

4. R, Recite = Menuturkan 

5. R, Review = Mengulang 

Berikut penjelasan dari tahapan proses metode tersebut: 

1. S (SURVEY) 

Pada tahapan ini dilakukan peninjauan sepintas untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, peninjauan ini kepada seluruh struktur teks atau buku atau yang lainya, semisal beberapa hal yang bisa di tinjau adalah judul, kepala judul, subbab, istilah, kata kunci, kalimat kunci, grafik, diagram, foto-foto dll. Hal ini dilakukan minimal agar memperoleh gambaran umum dari ide pokok. 

2. Q (QUESTION) 

Pada tahapan ini membuat pertanyaan yang berhubungan dengan beberapa hal dengan lebih memfokuskan kepada telah di ketahui dari tahap sebelumnya secara umum. 

3. R (READ) 

Tahapan ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di tahapan sebelumnya, dengan membaca secara aktif dan difokuskan kepada paragraph atau bagian yang diperkirakan mengandung jawaban dari pertanyaan tersebut. 

4. R (RECITE) 

Pada tahapan ini dilakukan dengan kembali menuturkan kembali jawaban-jawaban dari pertanyaan yang muncul di tahap sebelumnya. Hal ini agar poin-poin yang telah diperoleh tidak hilang karena lupa, dan selain itu juga untuk lebih melatih konsentrasi dan daya ingat. 

5. R (REVIEW) 

Tahapan ini untuk menyempurnakan tahapan-tahapan sebelumnya, dengan kembali menuturkan pertanyaan dan jawaban serta poin-poin penting dari peninjauan awal akan lebih membuat kuat daya ingat dan menegaskan kembali poin-poin yang diperoleh. Tahapan ini akan lebih matang dengan mencoba untuk menyampaikan hal yang diperoleh kepada orang lain. 


Category Article ,

What's on Your Mind...

Total Tayangan Laman